Monday, January 7, 2013

Sharing - Lirik Byul Kim Ah Joong (Ost. 200 Pounds Beauty)



200 Pounds Beauty. Sebenarnya Film Korea yang satu ini sudah sangat lama saya tonton. Dan ketika saya putar ulang lagi, saya baru merasa tersentuh oleh sebuah soundtrack yang berjudul Byul oleh Kim Ah Joong. Karena suara Kim Ah Joong yang sangat indah dan mendayu plus arti dari lagunya yang menyentuh. Nah, ini dia liriknya, silahkan di nikmati kegalauan musiknya yang ‘daebak’. Hehe. ^^

BYUL LYRICS – KIM AH JOONG
Param gyeori changeul heundeulgo
Nae kiman-han cha-gun naye bang wi-ro
Arum-daun-ke pyeol-bit-deurun
Gaduk chae-wo-chuneyo

 Sel-su-obshi manheun pyul-tu-reun
Ji-chyo-in-nun na-reul oru-man-chimyo
Nae mam-soge katok tamun
Nun-mul tak-ka shu-neyo

Man-hyi apa-ha-ji-ma
Nal kkung anun-chae
Tado-kyojumyo chal-jara
Wero-hae ju-neyo
Goshi mo-thal man-kum
Hime gyowa apa-wado
Nun-muri a-peul kar-yowado
Gatchi-mothan nae sarang apedo
Na usul-lae-yu

Cham-shira-do gyote
Haeng-bo-khaet-don giok-turul
Ga-sume gan-ji-khal-kkeyo
Tunune sunoh-a-jin
Cho pyol-deul-cho-rom yongwonhi

Kkumul kku-deut taka-uneyo
Yu-nu-nhi-do balkun naye byol hana
Nunbu-shi-mi panjja-gimyo
Okkae-wiro naer-yo-wa
Jakku sulpo-hajima
Son kkong chabun-chae
Nal manchyo-jumyo
Tta-seu-hi nal kamssa-shu-neyo
Goshi mo-thal man-kum
Hime gyowa apa-wado
Nun-muri a-peul kar-yowado
Gatchi-mothan nae sarang apedo
Na usul-lae-yu
Cham-shira-do gyote
Haeng-bo-khaet-don giok-turul
Ga-seum-soge gan-chikhal-kke-yo
Tunune sunoh-ajin
Cho pyol-deul-chorom ooohhhh
Na onul-manun anu-royu
Nun-muri kadokchowado
Chogi cho byol-deul-chorom
Na u-seul-lae-yo ooohhhh
Haeng-bokhaet-don giok-modu
Ga-sume gan-ji-khal-kkeyo
Tunune sunoh-a-jin
Cho pyon-deul-cho-rom
Yongwonhi

ENGLISH TRANSLED OF BYUL’S LYRICS

The wind knocks on the window
Over the room as small as me
Twinkling stars so beautiful
Filling the room with love

Don’t be hurt
Caressing my wound gently
Embracing me to sleep
Too hurt for my legs to walk
Eyes so blurry with tears
Before love never meant to me
I will keep on smiling

Like those stars embroidered in my eyes
I will love you  forever

Note: translate diatas belum seutuhnya lengkap, karena saya hanya mengambil dari translate dari film-nya langsung, saat Hanna menyanyikan lagu ini saat audisi mencari penyanyi untuk Ammy. Tapi sedikit arti ini yang membuat saya terharu. Daebak.^^




Tuesday, December 25, 2012

PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA DASAR I - PERALATAN DASAR LABORATORIUM


PERCOBAAN I
TEKNIK PENGGUNAAN PERALATAN DASAR LABORATORIUM

1.                 Peralatan Dasar Laboratorium
Peralatan Lab sederhana yang biasa digunakan di lab kimia dasar, umumnya terdiri dari peralatan gelas yang sering digunakan dan sangat diperlukan sebagai sarana dan alat bantu untuk melakukan percobaan sederhana. Beberapa peralatan yang umum dipakai di Lab adalah :
      Gelas kimia (beaker)

Berbagai ukuran yang ditulis dibagian luar, ukuran ini sesuai dengan kapasitas penampngnya. Digunakan untuk menampung cairan atau larutan, juga memanaskannya, terbuat dari gelas bahan kuat pemanasan misalnya pyrex.
      Erlenmeyer

Seperti halnya gelas kimia, karena berbentuk labu, erlenmeyer ini bisa digunakan untuk mengaduk cairan melalui pengocokan, juga bisa melakukan titrasi.
      Gelas ukur

Untuk mengukur volume cairan yang terdapat di dalamnya, juga terdiri dari beberapa ukuran/kapasitas.
      Labu ukur

Tersedia berbagai volume, digunakan untuk menempatkan volume cairan dalam pembuatan larutan.
      Pipet

Pipet adalah peralatan untuk memindahkan sejumlah tertentu cairan dari satu tempat ke tempat lain.
      Buret

Sama seperti pipet berukuran, hanya buret memiliki kran untuk mengatur keluarnya cairan, kita tidak perlu membaca setiap waktu ukurannya. Alat ini digunakan untuk melakukan metoda analisa titrasi. 
      Tabung reaksi


Terbuat dari gelas, berbagai macam ukuran. Digunakan untuk melakukan reaksi kimia dalam jumlah sedikit.
      Kaca arloji

 










Terbuat dari gelas beningm berbagai ukuran diameter, digunakan untuk wadah menimbang zat padat juga untuk penguapan sederhana.
      Corong
 
Terbuat dari gelas atau porselen, digunakan untuk menyaring secara gravitasi.
      Corong Buchner

Jenis corong yang terbuat dari porselen. Corong in digunakan untuk penyaringan cepat dengan cara penyedotan melalui penghisap vakum, juga dilengkapi dengan labu hisapnya.
      Corong pisah

Terbuat dari gelas. Digunakan untuk memisahkan dua lapisan cairan atau lebih dalam cara ekstraksi.
      Cawan

Terbuat dari porselen. Digunakan untuk menguapkan larutan.
      Cawan krusible
 
Bentuknya lebih tinggi, digunakan untuk menguapkan lanjutan dengan pemijaran zat padatnya.
      Plat tetes
 
Terbuat dari porselen, digunakan untuk pengujian warna reaksi kimia dalam jumlah kecil. 
      Spatula

Dengan berbagai ukuran, terbuat dari besi dan gelas, gunanya untuk mengambil sejumlah zat padat.
Batang pengaduk, terbuat dari gelas digunakan untuk mengaduk larutan.
      Kasa asbes

Kawat yang dilapisi asbes, digunakan untuk menahan dan menyebarkan panas yang berasal dari api Bunsen.
      Kaki tiga

Terbuat dari besi yang menyangga kasa asbes, digunakan untuk memanaskan.

2.                 Cara penggunaan
Cara membaca volume (gelas ukur)
Gelas ukur digunakan untuk mengatur jumlah cairan yang terdapat di dalamnya. Oleh karena itu, skala 0 mL terlatak di bagian bawah. Masukkan jumlah zat cair yang akan diukur volumnya, lalu tepatkan skala yang diinginkan dengan pipet tetes. Cara membaca skala harus dibaca garis singgung skala dengan bagian bawah lengkungan cairan.
Cara menggunkan pipet
Secara umum pipet ada 3 jenis :
Pipet Volumetrik (Gondok)-scilabware.com

Pipet tetes, digunakan untuk memindahkan cairan di mana volumenya tidak diukur. Untuk pengambilan cairan digunakan karet bagian atas setelah ujung pipet berada dalam cairan.
Pipet seukuran, biasanya disebut pipet gondok, ukurannya tertera di permukaan gelas. Digunakan untuk memindahkan volume tertentu (dengan teliti) cairan. Cara menggunakan pipet ini : celupkan bagian bawah pipet ke dalam cairan, lalu cairan disedot dengan ball pipettor sampai melebihi garis batas kemudian dikeluarkan cairan sedikit demi sedikit sampai tepat garis batas.
Cara menggunakan buret
Cara menyiapkan buret : bagian dalam pipa harus bersih, kran ditutup, masukkan larutan dari atas melalui corong gelas. Isi sampai melebihi skala 0 mL, lalu dengan membuka sedikit kran tepatkan permukaan cairan pada skala 0 mL.
Cara menggunakan buret (dalam titrasi) : siapkan labu titrasi (erlenmeyer) yang sudah diisi sejumlah tertentu larutan di bawah kran buret. Pegang kran buret dengan tangan kiri di mana telapak tangan menggenggam seluruh kran dan telunjuk-ibu jari bisa memutar kran. Labu titrasi dipegang mulutnya dengan tangan kanan. Sambil menggoyangkan bagian bawah labu titrasi, kran buret dibuka berulang-ulang kali sampai sudah mendekati titik ekivalen, atur pengeluaran tetes demi tetes sampai terjadi titik akhir titrasi.
Cara memanaskan cairan/larutan
Cara memanaskan cairan dalam tabung reaksi : jangan mengarahkan mulut tabung reaksi pada teman atau diri sendiri. Jepit tabung reaksi dekat mulutnya. Miringkan kearah yang aman, panaskan sambil sebentar-sebentar dikocok.
Cara memanaskan tabung dalam penangas air : beaker gelas  diisi dengan air kemudian dipanaskan di atas api Bunsen dengan menggunakan kaki tiga dan kasa asbes. Kemudian tabung reaksi yang akan dipanaskan diletakkan dalam beaker gelas tadi.

SUMBER : DIKTAT PRAKTIKUM KIMIA DASAR I JURUSAN KIMIA FMIPA UNIVERSITAS RIAU 2011
Gambar : berbagai sumber